Januari 09, 2024

Review Habibie & Ainun 3

Mmngkin agak telat ya nonton filmnya, karena udah empat tahun berlalu setelah pertama kali rilis di bioskop. This movie provides a lot of new insights and valuable lessons. Memberi pesan kepada seluruh wanita untuk punya mimpi yang tinggi, tekad yang bulat, ambisi yang membara dalam mewujudkan impiannya. Cantik saja masih kurang, wanita harus dibalut dengan kecerdasan supaya tak ditindas oleh kaum adam atau orang yang ingin menjatuhkan. 

Betapa Ainun menjadi dambaan para lelaki atas sifat yang kemurahan hati yang dimiliki. siapa yang tak ingin memiliki pasangan seperti sosoknya? Ia dengan sungguh-sungguh mengupayakan segalanya asalkan cita-citanya mampu terwujud. 

Di pertengahan film, bertemulah ia dengan seorang mahasiswa fakultas hukum. Berparas rupawan dan gentleman, layaknya lirik lagu "Slut!" by Taylor Swift: 

๐ŸŽถin a world of boy he's a gentleman๐ŸŽผ

Saya sebagai penonton saja terkesima dengan kehadiran Ahmad. Dia berusaha melindungi Ainun dari bahaya, mengajak bertukar opini, menikmati malam  di sebuah pesta rakyat, bahkan rela mengembalikannya ke indekos ditengah hujan lebat turun.

Namun, apa boleh buat jika memang takdir gak pengen mereka bersatu. Nyatanya Ahmad dan Ainun hanya ditakdirkan untuk mengukir kenangan, namun bukan untuk sepanjang hayat. Menyadari banyak perbedaan, semacam tidak sefrekuensi dalam menyusun plan dan gak punya gambaran dalam menentukan langkah di masa depan. 

Seperti lirik lagu Kaleb J dengan judul "Kebutuhan Hati":

 ๐ŸŽตbila tak menyatu, mengapa harus dirimu.....

Ainun telah mengambil langkah bijak dan keputusan yang bulat, untuk menghilangkan segenap rasa yang pernah ada kepada Ahmad. Seumur hidup itu waktu yang panjang, pastikan kamu akan bersanding dengan orang yang tepat! Walau berat hati, mereka tetap saling melepaskan dengan rela.

Hingga tibalah waktu kelulusan, Ainun dinobatkan sebagai lulusan terbaik. Ini adalah hasil dari seluruh kerja keras dan setiap keringat yang menetes dalam mengirinya menempuh pendidikan. Walau tertatih-tatih dalam belajar, hasilnya pun sangat membanggakan, baik bagi dirinya, orang tua, rekan, dan juga bangsa Indonesia. Ketulusannya dalam mencintai Indonesia dan siap membangun negara yang lebih baik mampu menghantarkannya bersanding dengan sang suami, Habibie yang telah selesai menamatkan pendidikan di Universitas ternama di Jerman. 

Waktu terus bergulir hingga sang suai terpilih dan menerima mandat dari rakyat untuk memimpin Indonesia selama  1 tahun 5 bulan. Meski terbilang singkat, namun di era kepemimpinan ia telah membuat reformasi besar-besaran. tentu dibalik kejayaannya, ada sosok perempuan yang setia mendampingi setiap langkah Pak Habibie. Ainun sudah seharusnya menjadi inspirasi banyak orang, khususnya perempuan, supaya mampu mengikuti jejaknya dan menjadi orang yang bermanfaat!


Pesan BJ Habibie di akhir penanyangan film:

 "Tidak perlu seseorang yang sempurna, cukup temukan orang yang selalu membuatmu bahagia dan membuatmu berarti lebih dari siapapun๐Ÿ’"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar