Oktober 23, 2023

Usai




Mungkin, dari banyaknya kebetulan dalam hidup

Mengenalmu-lah menjadi bagian yang enggan ku temui

Memang, patutnya Tuhan tak menakdirkan kita

Untuk bertemu, bahkan bersatu sekalipun

        Meskipun denganmu memberi warna baru

        Nyatanya memulihkan luka iu benar peliknya

        Meskipun denganmu senyumku merekah tak berujung

        Nyatanya hanya kepalsuan yang tersisa di pelupuk mata

        Meskipun hadirmu meredakan jemu

        Nyatanya sisa bayangmu abadi dalam benak

Tidakkah kau sadar?

Kau penyembuh sekaligus pemberi luka yang handal

Lisan pun tak berujar satu kata maaf

Raga enggan menemu di pijak akhir hati terpaut 

Tangan tak sudi menjabat, merelakan kepergian baka

Terima kasih atas segenap luka

Semoga kebetulan tak menginginkan sosok kita kembali