November 06, 2023

Quality, not Quantity

Masa remaja emang sedang seru-serunya punya banyak teman. Berlomba-lomba bikin banyak relasi di beragam kegiatan yang diikuti setiap muda-mudi. Seperti dalam teori Psikososial Freud yang bilang kalo tahap laten dilalui oleh anak-anak dengan fokus terhadap hubungan interpersonalnya, aka: teman sebaya. Tapi apakah betul, relasi yang kamu buat benar-benar menjadi support system untuk masa depanmu? Atau hanya kedok kumpul, main bareng, foto rame-rame… padahal di realita kamu ga se-akrab itu sama dia, atau bahkan mereka? Inget, manusia itu dinamis. Mungkin aslinya emang ga suka sama kamu, tapi ya formalitas aja.... masa pas lagi ngumpul, dia nunjukin tampang ga sukanya sama kamu? Masa dia terang-terangan bilang di depan semua orang kalo dia benci kamu? Tentunya topeng manusia banyak dong, hehehe...

To be honest, in my life I found so many friendship drama, especially among woman. Entah mengapa pertemanan dengan perempuan menjadi hal yang menakutkan(?) Ada yang selalu pengen jadi pusat perhatian, selalu pengen dilirik sebagai orang yang up to date dengan gosip-gosip yang sedang hot diperbincangkan, ada yang berkelakuan manja supaya teman lain memberi atensi lebih kepadanya, ada yang merasa paling cantik, bertalenta, paling bisa segalanya. Ada yang hobinya caper sama lelaki, pengennya nempel terus kalo ada cowok (padahal bukan pacarnya). Ada pula yang hobi bergunjing tentang temannya sendiri (dalam satu circle) saat orangnya ga ada. WHAT A TERRIBLE FRIENDSHIP (whoapsz!)

Gak selamanya kan, satu circle pergi bareng terus, kemana-mana anggotanya komplit. Pasti ada aja satu/lebih yang punya urusan lain. Then, if you were at that position, you’ll never know what was happening at the time. Syukur-syukur emang pertemanannya positif dan semua orang emang terbuka didalamnya, jadi gak bakal ada kemunafikan. Tapi, ga sedikit juga loh pertemanan toxic itu nyata di realita kehidupan...

Sadar ga sadar, pasti kamu pernah ngalamin kan??? Mungkin dari banyak experiences yang kamu dapat tentang circle pertemanan, tentunya bikin pola pikirmu belajar banyak hal dan punya setting boundaries lebih kuat dengan lingkungan sosial.

Mungkin kamu pernah punya teman dekat aka bestie yang emang dirasa udah klop, udah klik banget nih hatinya, seleranya, humornya, lifestylenya... tapi tiba-tiba hubungan renggang, ada jarak diantara kau dengannya. Entah ada masalah apa, tentunya setiap orang gak pengen disalahin dan selalu merasa dirinya paling benar.

Remember!

Gak ada yang benar-benar BENAR dan gak ada yang benar-benar SALAH.

Mungkin friendship yang sudah pupus itu bikin kamu menyesal, bikin kamu ga terima, kenapa bisa lebur begitu saja... tapi percayalah, takdir tuhan gak pernah salah. Skenario tuhan gak pernah ketuker. As you grown up without her/his/their appearance, tentunya hal baik tetap mengiringi kehidupanmu. Sadar enggaknya, pasti pernah terbesit, ”wah ternyata gue sama dia udah udah gak sedekat dulu karena Tuhan mau nunjukin ke gue, if i don’t deserve her!”. Apapun alasannya, lama kelamaan udah ga deket sama dia bakal jadi salah satu hal yang kamu syukuri, suatu hari nanti. Mungkin ternyata... dia pernah jelekin kamu ke orang lain, dia iri sama hal-hal yang kamu punya, dia ga bisa nerima kekuranganmu, dia iri dengan prestasimu, bahkan menganggapmu sebagai saingan kala itu.

Pastinya, Tuhan bakal mengganti dengan yang lebih baik, bukan(?) Yang benar-benar deserve each other. Kalo kamu pernah ngalamin friendship yang kandas, semoga saat kamu baca tulisan ini kamu sudah mendapatkan penggantinya ya...yang saling support dan mau diajak berprogres bareng tanpa rasa iri. Semoga gak ada kecewa lagi seterusnya...

Seperti judul tulisan ini: “Quality, not Quantity”. Punya sedikit teman gak masalah kok, yang terpenting esensi dari kelekatan satu sama lain membuahkan benefit yang berkualitas. Jangan pengen punya banyak temen supaya dilihat sebagai orang yang easy going, kalo ternyata didalamnya ada circle dalam circle. Hidup ini terlalu cuma-cuma kalo diisi sama orang munafik, manipulatif, playing victim, dan si kambing hitam.

May you be surrounded by good people, always<3 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar