Masa remaja emang sedang seru-serunya punya banyak teman. Berlomba-lomba bikin banyak relasi di beragam kegiatan yang diikuti setiap muda-mudi. Seperti dalam teori Psikososial Freud yang bilang kalo tahap laten dilalui oleh anak-anak dengan fokus terhadap hubungan interpersonalnya, aka: teman sebaya. Tapi apakah betul, relasi yang kamu buat benar-benar menjadi support system untuk masa depanmu? Atau hanya kedok kumpul, main bareng, foto rame-rame… padahal di realita kamu ga se-akrab itu sama dia, atau bahkan mereka? Inget, manusia itu dinamis. Mungkin aslinya emang ga suka sama kamu, tapi ya formalitas aja.... masa pas lagi ngumpul, dia nunjukin tampang ga sukanya sama kamu? Masa dia terang-terangan bilang di depan semua orang kalo dia benci kamu? Tentunya topeng manusia banyak dong, hehehe...
To be honest, in my life I found so many friendship
drama, especially among woman. Entah
mengapa pertemanan dengan perempuan menjadi hal yang menakutkan(?) Ada yang
selalu pengen jadi pusat perhatian, selalu pengen dilirik sebagai orang yang up
to date dengan gosip-gosip yang
sedang hot diperbincangkan, ada yang berkelakuan manja supaya teman lain
memberi atensi lebih kepadanya, ada yang merasa paling cantik, bertalenta,
paling bisa segalanya. Ada yang hobinya caper sama lelaki, pengennya nempel
terus kalo ada cowok (padahal bukan pacarnya). Ada pula yang hobi bergunjing
tentang temannya sendiri (dalam satu circle) saat orangnya ga ada. WHAT A
TERRIBLE FRIENDSHIP (whoapsz!)
Gak selamanya
kan, satu circle pergi bareng terus, kemana-mana anggotanya komplit. Pasti ada
aja satu/lebih yang punya urusan lain. Then, if you were at that position,
you’ll never know what was happening at the time. Syukur-syukur emang
pertemanannya positif dan semua orang emang terbuka didalamnya, jadi gak bakal
ada kemunafikan. Tapi, ga sedikit juga loh pertemanan toxic itu nyata di
realita kehidupan...
Sadar ga sadar,
pasti kamu pernah ngalamin kan??? Mungkin dari banyak experiences yang
kamu dapat tentang circle pertemanan, tentunya bikin pola pikirmu belajar
banyak hal dan punya setting boundaries lebih kuat dengan lingkungan
sosial.
Mungkin kamu
pernah punya teman dekat aka bestie yang emang dirasa udah klop, udah
klik banget nih hatinya, seleranya, humornya, lifestylenya... tapi tiba-tiba
hubungan renggang, ada jarak diantara kau dengannya. Entah ada masalah apa,
tentunya setiap orang gak pengen disalahin dan selalu merasa dirinya paling
benar.
Remember!
Gak ada yang benar-benar
BENAR dan gak ada yang benar-benar SALAH.
Mungkin friendship
yang sudah pupus itu bikin kamu menyesal, bikin kamu ga terima, kenapa bisa
lebur begitu saja... tapi percayalah, takdir tuhan gak pernah salah. Skenario
tuhan gak pernah ketuker. As you grown up without her/his/their appearance,
tentunya hal baik tetap mengiringi kehidupanmu. Sadar enggaknya, pasti pernah
terbesit, ”wah ternyata gue sama dia udah udah gak sedekat dulu karena Tuhan
mau nunjukin ke gue, if i don’t deserve her!”. Apapun alasannya, lama kelamaan
udah ga deket sama dia bakal jadi salah satu hal yang kamu syukuri, suatu hari
nanti. Mungkin ternyata... dia pernah jelekin kamu ke orang lain, dia iri sama
hal-hal yang kamu punya, dia ga bisa nerima kekuranganmu, dia iri dengan
prestasimu, bahkan menganggapmu sebagai saingan kala itu.
Pastinya, Tuhan
bakal mengganti dengan yang lebih baik, bukan(?) Yang benar-benar deserve
each other. Kalo kamu pernah ngalamin friendship yang kandas, semoga
saat kamu baca tulisan ini kamu sudah mendapatkan penggantinya ya...yang
saling support dan mau diajak berprogres bareng tanpa rasa iri. Semoga gak ada
kecewa lagi seterusnya...
Seperti judul tulisan ini: “Quality, not Quantity”. Punya sedikit teman gak masalah kok, yang terpenting esensi dari kelekatan satu sama lain membuahkan benefit yang berkualitas. Jangan pengen punya banyak temen supaya dilihat sebagai orang yang easy going, kalo ternyata didalamnya ada circle dalam circle. Hidup ini terlalu cuma-cuma kalo diisi sama orang munafik, manipulatif, playing victim, dan si kambing hitam.
May you be surrounded by good people, always<3

Tidak ada komentar:
Posting Komentar